Makanan Fungsional yang juga dikenal sebagai nutraceuticals ini dipasaran banyak ditemui dalam dua kategori yaitu pertama sereal sarapan kaya serat dan yang kedua minuman susu atau yogurt dengan bakteri probiotik [1]. Definisi. Pangan fungsional merupakan pangan alami (sebagai contoh, buah -buahan dan sayur -sayuran) atau pangan olahan yang mengandung komponen bioaktif sehingga dapat memberikan dampak positif pada fungsi metabolisme manusia. [3] Ada banyak sekali ragam makanan fungsional yang dapat dikonsumsi setiap hari, mulai dari buah hingga sayuran. Berikut ini 17 contoh makanan fungsional yang dapat Anda konsumsi. Contoh makanan fungsional meliputi produk susu yang mengandung probiotik, biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan produk olahan yang diperkaya. Penting untuk menjaga pola makan yang sehat dan gaya hidup aktif sebagai bagian dari konsumsi makanan fungsional. Daftar Isi Tampilkan. Mengenal Makanan Fungsional: Manfaat dan Kandungan Gizi. Produk tersebut mempunyai fungsi tertentu pada saat dicerna serta memberikan peranan tertentu dalam proses metabolisme di dalam tubuh, antara lain memperkuat mekanisme pertahanan tubuh atau meningkatkan kekebalan terhadap suatu penyakit, mencegah timbulnya penyakit tertentu (contoh : penyakit jantung, kanker, osteoporosis, dll), membantu mengemb Maka dari itu kami akan membuat produk makanan fungsional yang mengandung jahe dan kencur yang memiliki banyak manfaat yaitu 'Jamu Beras Kencur'. Jamu beras kencur memiliki beberapa manfaat antara lain peningkat nafsu makan, penghilang capek dan pegal-pegal, mengobati masuk angin, pengobat batuk, dan penghilang nyeri. Contoh Makanan Fungsional. Pangan fungsional tidak sama dengan fortified food atau makanan yang diperkaya dengan nutrisi tertentu. Bentuknya dapat berupa makanan konvensional/alami atau dapat juga dalam bentuk fortified food. Jadi, tidak semua makanan yang diperkaya masuk ke dalam kategori functional food dan juga sebaliknya. Inilah beberapa contoh makanan fungsional tradisional. Ikan berlemak, tinggi asam lemak omega-3 yang baik untuk menurunkan risiko penyakit jantung. Kacang mete tanpa garam, tinggi magnesium yang baik untuk menjaga tekanan darah. Oatmeal, kaya akan serat bernama beta-glucan untuk sebagai prebiotik dan penurun kolesterol. Gambar: freepik.com. 1. Makanan fungsional adalah . A. Makanan yang siap dikonsumsi oleh tubuh. B. Makanan yang diperkaya dengan nutrisi alami. C. Makanan yang dikonsumsi untuk menyembuhkan berbagai penyakit. D. Makanan yang berasal dari nabati dan hewani yang memiliki kandungan vitamin untuk menyembuhkan suatu penyakit. Buah-buahan, seperti kiwi, pir, apel, pisang, dan jeruk. Sayur-sayuran, seperti brokoli, kembang kol, bayam, dan kangkung. Kacang-kacangan, seperti almond, mete, pistachio, macadamia, dan kacang Brazil. Biji-bijian, seperti biji labu, biji rami, dan biji chia. Legume, seperti kacang hitam, buncis, dan lentil. Beberapa contoh makanan fungsional konvensional, yaitu: Buah-buahan: beri, pir, apel, jeruk, pisang, dan beberapa buah lainnya. Sayuran: Brokoli, kembang kol, kangkung, bayam, dan zucchini. Kacang-kacangan: Almond, kacang mete, pistachio, kacang Brazil. Biji-bijian: Biji chia, biji rami, biji labu. Kacang polong: Kacang hitam, buncis, lentil. 1. Variasi lebih penting daripada rendah lemak sepenuhnya. Konsep bahwa makanan rendah lemak lebih baik sering kali membuat seseorang mengabaikan kebutuhan tubuh akan berbagai nutrisi. Makanan rendah lemak yang kurang bervariasi dapat mengakibatkan kekurangan nutrisi tertentu karena lemak juga diperlukan untuk membantu penyerapan vitamin tertentu. DAFTAR ISI. Pengertian Pangan Fungsional. Istilah Pangan Fungsional menurut Badan POM. Jenis Pangan Fungsional. 1. Sumber Makanan. 2. Cara Pengolahan. 3. Kandungan Gizi. Syarat Makanan yang Disebut Pangan Fungsional. Syarat Pangan Fungsional di Jepang. Fungsi Pangan Fungsional. Contoh Pangan Fungsional. Pengertian Pangan Fungsional. Beberapa contoh termasuk makanan fungsional adalah makanan yang diperkaya dengan vitamin, mineral, probiotik, atau serat. Bahan kaya nutrisi, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan biji-bijian juga sering dianggap sebagai makanan fungsional. Sebagai mahasiswa Ilmu Pangan, saya ingin mengambil peran dalam pembuatan produk makanan atau minuman fungsional berbahan dasar rosella dengan pembuktian pengolahan yang dapat mempertahankan komponen aktif rosella dan profil sensori rosella yang dapat diterima konsumen melalui penelitian mengenai volatile-based sensomics. RLLKJ.

contoh produk makanan fungsional